Walau Modal Kecil, Usaha Ini Untungnya Gede Pekarangan All

bisnis sendiri untung

Modal tersebut digunakan untuk membeli perlengkapan potong rambut, perabotan pendukung dan biaya promosi awal. Ia mengawalinya dengan menjual produk pakaian yang ternyata tidak begitu berhasil. Setelah berganti menjadi reseller produk kecantikan, penghasilannya meningkat drastis. Ia bisa mendapatkan puluhan juta dalam beberapa bulan saja. Dropship juga memungkinkan Anda memulai bisnis tanpa modal. Namun, jangan salah, potensi penghasilannya tidak dapat dianggap remeh. Anda juga bisa belajar dari kesuksesan Yanis Gallery asal Yogyakarta yang merambah pasar ekspor dengan menggunakan website sebagai media promosi.

Saat itu sebagai sopir mobil rental, ia menemukan peluang usaha bahwa masyarakat menginginkan seorang sopir yang berpenampilan baik dan berwawasan luas. Menggunakan Twitter, ia mulai mempromosikan “jasa sewa driver good looking”. Namun, Anda bisa mengambil inspirasi dari Aldi Febian Mahabian, seorang pengusaha rental mobil.

Cerita pebisnis ini menunjukkan bahwa untuk memulai bisnis, kreativitas merupakan faktor kunci, tidak melulu modal. Inilah contoh yang diberikan oleh Deasy Esterina, pemilik bisnis ramah lingkungan Kreskros, ketika memproduksi tas kreatif dari sampah plastik. Bisnis ini terbukti mampu menghasilkan keuntungan yang besar. Solusi untuk hal ini adalah melakukan riset pasar atas peluang bisnis yang ingin Anda jalankan. Selain itu, Anda pula bisa mencari niche dengan masih belum banyak digarap oleh pebisnis lain. Usaha yang go online hendak menjangkau pasar yang kian luas tanpa terbatas saat dan lokasi.

Inilah yang ditunjukkan oleh Riezka Sari ketika membangun HalalFood dengan Rp3 juta saja. Namun, kegigihannya dalam berbisnis mengantarkannya pada pencapaian omzet hingga ratusan juta rupiah tiap bulannya. Potensi bisnis yang ditawarkan cukup baik dan sudah berkembang. Namun, sebagian masyarakat menganggap waralaba harus dengan modal besar dan hanya untuk bisnis makanan. Meskipun banyak produk baru dikenalkan, antusiasme masyarakat untuk mencobanya cukup besar. Untuk memulai bisnis ini pun tidak diperlukan modal yang besar. Misalnya, Nikasius Dirgahayu hanya butuh Rp. 2 juta saja ketika membangun Nick The Barbership.

Berbagai penghargaan pun diraih berkat ketekunan mereka di bisnis tersebut. Seorang wedding organizer lain bernama Yupitirani menggunakan modal Rp3 juta untuk memulai bisnis ini. Tidak hanya dari jasa pembuatan website saja, Anda bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari kerjasama dengan pihak lain.

Terutama di event besar, omzet tersebut bisa naik hingga tiga kali lipat. Jika Anda memiliki keahlian di salah satu bidang, Anda cukup merangkumnya dalam sebuah buku. Setelah selesai proses pengetikan, Anda cukup menyimpannya dalam bentuk digital. Kemudian, Anda bisa mulai menjalankan bisnis dengan menggunakan promosi yang gencar melalui media sosial atau website pribadi. Anda juga bisa bergabung ke dalam AFTI untuk memperbanyak relasi. Namun, dengan pengembangan website yang dikelola dengan baik. Saat ini bisnis tersebut sudah ekspansi hingga ke kota lainnya.

Jika Anda tertarik, Anda bisa menjajal bisnis ini karena belum banyak yang terjun di dalamnya. Saat itu Clara memulai dengan modal Rp200 ribu untuk membeli kasur busa dan menggunakan sepeda motor untuk mengantarkan barang ke konsumen. Sistem promosi yang dilakukan pun masih konvensional dari mulut ke mulut. Perias pengantin yang lama berkecimpung di rias manten tradisional, Yuyuk Endi, mengatakan omzet bisnis rias pengantin berkisar antara 50-70% dari total modal yang dikeluarkan.

bisnis sendiri untung

Tentu Anda pun bisa memperoleh hasil seperti yang dicapai oleh Tari atau bahkan lebih besar. Peluang bisnisnya cukup besar karena beberapa pebisnis mengaku bisa balik modal dalam waktu 3-4 bulan saja. Perias pengantin ini sukses mendapatkan penghasilan hingga Rp15 juta tiap bulannya. Nah, jika Anda jago membuat tema blog seperti Mas Sugeng, berjualan tema blog masih memberikan peluang usaha yang menjanjikan.

Tentu Anda harus memahami kriteria tema blog yang baik seperti mobile-friendly, SEO optimized, loading cepat dan desainnya menarik. Untuk bisnis katering, Anda bisa saja memulainya dengan modal minim.